HARI RAYA IDUL ADHA 1446 H

BERBAGI CINTA KASIH DI HARI RAYA IDUL ADHA 1446 H

Idul Adha bukanlah semata-mata tentang menyembelih hewan kurban. Lebih dari itu, Idul Adha adalah perwujudan dari nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS—tentang kepatuhan, pengorbanan, dan cinta sejati kepada Sang Pencipta. Peristiwa ini menjadi simbol bahwa cinta kepada Allah menuntut keikhlasan untuk memberikan yang paling berharga dalam hidup kita.

Namun, cinta kepada Allah tidak berhenti pada ibadah ritual. Ia harus diwujudkan dalam hubungan kita dengan sesama manusia. Dalam semangat Idul Adha, cinta kepada Tuhan mestinya tercermin dalam kepedulian kepada orang-orang di sekitar kita—mereka yang membutuhkan uluran tangan, senyum kasih sayang, atau sekadar perhatian yang tulus.

Ketika kita berkurban, sesungguhnya kita sedang belajar untuk melepaskan ego, menekan rasa memiliki, dan menggantinya dengan keinginan untuk berbagi. Kita diajak untuk menumbuhkan empati, menyisihkan sebagian dari apa yang kita miliki demi kebahagiaan orang lain. Inilah inti dari cinta kasih yang sejati—yang tumbuh dari pengorbanan, dipelihara dengan kepedulian, dan dijaga oleh keikhlasan.

Idul Adha mengajarkan bahwa setiap daging yang dibagikan, setiap senyum yang dihadirkan, dan setiap langkah kecil untuk membantu sesama, adalah bentuk nyata dari cinta yang berakar pada keimanan. Inilah cinta yang tidak minta balasan, tidak menuntut pujian, dan tidak memilih siapa yang layak atau tidak. Cinta kasih yang ikhlas.

Semoga melalui Idul Adha, kita tidak hanya menjadi pribadi yang taat secara ritual, tetapi juga menjadi insan yang lembut hatinya, peduli pada sesama, dan mampu menjadi perpanjangan tangan kasih Allah di muka bumi.

updated : 08/06/2025 - 10:00
INFO



×

HOME


TENTANG KAMI

Profil

-

Pengurus

-

Hubungi

-

PROGRAM

Aruna Berbagi

-

Aruna Cerdas

-

DONASI

INFO

BERITA


powered by :